Posted by: calakan | December 26, 2010

Qur’an of The Day : Surat Yusuf ayat 30-32

Allah SWT berfirman dalam surat Yusuf 30 -32:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

30. Dan perempuan-perempuan di kota berkata, “Istri al-Aziz menggoda dan merayu pelayannya utuk menundukan dirinya, pelayannya benar-benar membuatnya mabuk cinta. Kami pasti memandang dia dalam kesesatan yang nyata

31. Maka ketika perempuan itu mendengar cercaan mereka, diundangnya perempuan-perempuan itu dan disediakannya tempat duduk bagi mereka, dan kepada masing-masing mereka diberikan sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf), “Keluarlah (tampakanlah dirimu) kepada mereka. ” ketika perempuan-perempuan itu melihatnya, mereka terpesona kepada (keelokan rupa)nya dan mereka (tanpa sadar) melukai tangannya sendiri. Seraya berkata, “Mahasempurna Allah, ini bukanlah manusia. Ini benar-benar malaikat yang mulia.”

32. Dia (istri al-Aziz) berkata, “Itulah orangnya yang menyebabkan kalian mencela aku karena (aku tertarik) kepadanya, dan sungguh, aku telah menggoda untuk menundukan dirinya tetapi dia menolak. Jika dia tidak melakukan apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan, dan dia akan menjadi orang yang hina.”

Syaikh Prof.Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat diatas sebagai berikut :

30. Ketika berita itu tersebar, sejumlah wanita di Kota Mesir berkata, “Istri al-Aziz menggoda pelayannya, meminta dilayani cintanya, sedangkan si pelayan menolaknya. Rasa cinta kepada pelayannya sudah masuk dalam relung hatinya. Sungguh, perbuatan itu sangat hina dalam pandangan kami.” Nama istri pejabat itu adalah Zulaikha, dan al-Aziz adalah julukan bagi menteri kerajaan Mesir saat itu.

31. Ketika Zulaikha mendengar gunjingan, rencana rahasia serta celaan mereka (pada ayat ini disebut dengan makar karena mereka bukan bermaksud cemburu pada Zulaikha, tetapi mereka ingin membuatnya kesal sehingga mengusir Yusuf, dan mereka bisa merebutnya), maka Zulaikha mengundang mereka dalam suatu pesta agar mereka menyadari dan bisa merasakan apa yang dia rasakan. Zulaikha menyediakan jamuan dan bantal sebagai tempat duduk mereka. Menurut Ibnu Abbasm al-mutakka’ adalah jeruk sunkist. Dia memberikan sebilah pisau kepada masing-masing mereka untuk memotong jeruk tersebut. Kemudian dia berkata kepada Yusuf, “Keluarlah kepada mereka!” Ketika mereka melihat Yusuf, mereka terpana dan sangat kagum atas ketampanannya, hingga tanpa sadar mereka melukai tangannya sendiri dengan pisau. Mereka berkata (karena menyucikan Allah dari kelemahan dan kagum terhadap kuasa-Nya menciptakan sosok seperti Yusuf), “Pemuda ini bukan manusia. ketampanannya melampauiĀ  ketampanan yang wajar bagi manusia. Dia adalah malaikat.” Sebagaimana pengetahuan mereka bahwa malaikat itu berperawakan elok dan sangat tampan.

32. Pada saat demikian Zulaikha berkata, “Itulah pemuda yang menyebabkan kalian mencelaku karena aku menyukainya. Aku telah menggoda dia, namun dia benar-benar menolak. Jika dia tidak memenuhi perintahku, niscaya dia akan dipenjarakan. Dia akan menjadi orang yang sangat hina dengan ditariknya kenikmatan serta direndahkan.”

Allaua’lam

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: