Posted by: calakan | November 9, 2007

kasih sayang…

ok, review jum’atan…

kali ini saya shalat jum’at di mesjid al-ukhuwah balai kota, tidak seperti biasanya (biasanya saya shalat di masjid batan, yang dekat dengan kantor saya) karena hari ini saya daftar kursus ICND, sebuah kursus intensif untuk sertifikasi CCNA. alhamdulillah saya dapat kesempatan pertama untuk sertifikasi yang dibayarin oleh kantor saya tempat bekerja. back to topic…

masjid balai kota terletak di dekat balai kota (ya ya ya…) di jalan (mmh.. dijalan apa ya? braga gituh ya?) yang jelas dekat bmc (bandung milk center). jum’atan dimulai pada jam 11.35, karena waktu dzuhur ya jam segitu. penceramahnya lupa, gak inget… (gak berusaha mengingat).

tema yang diusung pada khutbah jum’atan kali ini adalah mengenai kasih sayang. jadi dulu, Rasulullah SAW sedang menciumi cucunya (anaknya) dan kebetulan pada saat itu ada seorang sahabat Nabi menyaksikannya. Sahabat tersebut kemudian berkata : saya punya sepuluh anak, tapi tak pernah sekalipun saya mencium kepada anak2 saya tersebut. ekspresi Rasulullah SAW berubah mendengar pernyataan tersebut, dan Beliau bersabda : “barang siapa tidak memberikan kasih sayang kepada orang lain, maka dia tidak berhak mendapatkan kasih sayang” (kira2 begitu redaksinya, kalau salah mohon dimaafkan)

khatib melanjutkan khutbahnya, menyambung pada masalah pendidikan. bahwa pendidikan seharusnya dilakukan dalam rangka untuk menyebarkan kasih sayang. pendidikan yang ada sekarang ini lebih fokus ke pengatributan “nilai pengetahuan” dibandingkan merubah watak seseorang (kayaknya ini gara2 tiba2 ngelamun, jadi saya nangkepnya begitu yang disampaikan oleh sang khatib). atau pembentukan kepribadian seseorang. saya setuju dengan apa yang disampaikan oleh khatib.

dalam perjalanan sejarah islam, kita mendapatkan contoh betapa Rasulullah seseorang yang sangat berkasih sayang dalam menyebarkan ajaran islam. jauh dari kekerasan, pun ketika Beliau mendapatkan perlakuan yang buruk dari umatnya. Beliau selalu menunjukan rasa kasih dan sayangnya. saya ingat betul dalam film the messenger, bagaimana paman beliau Hamzah mendesak Rasul untuk “Fight” atau “berperang” dalam artian untuk mempertahankan diri, Rasulullah tetap tidak melakukannya sampai turun perintah Allah tentang berperang.

Allah sendiri dalam Al-Qur’an berfirman : Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu246. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.

see…? indah bukan ajaran ini?

kemudian khatib menyinggung tentang aliran sesat yang banyak berkembang saat ini, khatib mengatakan bahwa memang ada manusia yang bisa “menyihir” manusia lainnya dengan kata-kata yang terlihat logik padahal menyesatkan sebenar2nya sesat, ini juga sudah di prediksi Rasulullah lebih dari 1400 tahun yang lalu tentang akan adanya, lahirnya nabi2 palsu…

mmhh… udah kali ya review jum’at kali ini sekian dan terimakasih… te he he he😉.

ps : review jum’at ini dibuat dengan maksud untuk selalu mengingatkan diri sendiri, dan mengevaluasi sejauh mana saya mampu mengingat apa yang khatib sampaikan disetiap jum’atnya… semoga bermanfaat bagi diri sendiri dan yang membacanya, yang benar datangnya dari Allah SWT, sedangkan kalau ada salah itu mutlak karena kekhilafan saya sendiri


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: