Posted by: calakan | September 17, 2008

survival for the fittest jilid 2

abis baca blog seorang teman, tentang survival for the fittest, saya baru sadar bahwa saya membuat kekeliruan dalam mengartikannya. menurut teman yang satu ini beliau bilang kalau survival for the fittest not about siapa yang kuat dia yang menang, tapi siapa yang “sesuai” dia yang survive. sesuai dengan apa? sesuai dengan kondisi lingkungan tempat dia berada. kalau dia bisa menyesuaikan diri tentunya dia bisa survive terus… begitu kira-kira.

bek to may old post tentang survival for the fittest ini, saya mengibaratkan kondisi masyarakat akibat kenaikan bbm yang dilakukan oleh pemerintah seperti lingkungan yang mengakibatkan proses seleksi alam survival for the fittest dan mengasosiasikan siapa yang kuat dia yang menang, disini saya salah… total. tentu saja dengan definisi yang diawal saya jelaskan tentu saja bukan yang kuat yang menang tapi siapa yang sesuai itu yang bisa survive, meski secara definisi salah, sekedar pembenaran secara esensi apa yang saya sampaikan gak salah (hihihi meni manusiawi pisan gak mau disalahkan) ai min secara esensi toh itu yang terjadi, dimana yang kuat (kaya, jabatannnya tinggi) toh yang survive menghadapi badai kenaikan bbm toh… berapapun naiknya kalau dia cukup uang toh dia masih bisa beli apa saja? nah kalau rakyat kecil (tukang becak, pedagang kecil dll) kalau bbm naek ya susahnya minta ampoon…

ah lagian… don sweat smol stap lah… ya gak?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: