Posted by: calakan | August 10, 2009

hero, bom bunuh diri ?

salah satu hobby saya menghabiskan waktu luang adalah dengan menonton dorama jepang. mengapa saya menyukai dorama jepang? karena tema dorama jepang begitu beragam, tidak seperti setantron indonesia yang penuh intrik dan tidak jelas kapan selesainya, dorama jepang biasanya tidak lebih dari 11 episode dan ceritanya tidak berbelit-belit dan tidak ada delik mata dan sumpah serapah yang lebay…

salah satu dorama yang paling saya suka adalah dorama berjudul ‘hero’, yang dibintangi oleh takuya kimura dan matsu takako, plus abe hiroshi (ketiganya adalah aktris dorama favorit saya..) . dorama ini bercerita tentang seorang jaksa yang amanah, sederhana,  jujur, dan pinter. meskipun sang tokoh utama, kuryu kohei (takuya kimura) tidak lulus smp, berkat usahanya dan bakat alaminya berhasil lulus ujian persamaan untuk jadi jaksa.

ada salah satu “adegan”/”frame”/ dalam dorama ini yang kemudian membuat saya speechless yakni ketika kuryu kohei ditanya oleh asistannya, amamiya (matsu takako) alasan mengapa kuryu kohei ingin jadi seorang jaksa. jawaban kuryu kira-kira begini, “engkau tahu, victim/korban yang telah tiada/mati tidak bisa membela dirinya sendiri, maka dari itu saya ingin membelanya” kira-kira begitu yang saya tangkap. tanpa mengaitkan dengan kejadian apapun, tujuan kuryu kohei diatas sungguh suatu tujuan yang mulia…

beberapa waktu yang lalu, bangsa indonesia dikejutkan dengan adanya ledakan bom di jwmariot dan ritz carlton, tanpa bukti yang jelas dan penyelidikan yang cukup polisi dan media MENDUGA itu adalah sebuah bom bunuh diri. kambing hitampun segera di umumkan, mulai dari nur said, nur hasbi, nur entahnur apalagi di beritakan sebagai pelaku bom bunuh diri. padahal test dna belum dilakukan, hanya berdasarkan rekaman cctv yang tidak sempurna…

dengan asumsi tubuh yang paling hancur dijadikan sebagai “bukti” bahwa tubuh yang hancur itu adalah pelaku,  polisi dan media menjatuhkan vonis bahwa itulah sang pelaku padahal bisa jadi tubuh tak berdosa itu memang posisinya paling dekat dengan bom meledak tersebut. for the God sake, itu tidak bisa dijadikan sebagai bukti bahwa dia adalah pelaku. polisi/ media bisa saja menudu korban sebagai pelaku, tapi Allah lebih tahu dan andai saja korban itu masih hidup, mungkin dia bisa mengklarifikasinya… dan siapa yang akan “berdiri” membela sang korban?

adakah jaksa di indonesia yang bisa seperti kuryu kohei? yang akan membela sang korban, karena dia sudah tidak bisa membela dirinya sendiri?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: