Posted by: calakan | February 12, 2010

mempersiapkan generasi yg akan datang

Assalamu’alaikum wr,wb.

Alhamdulillah, masih dikasih kesempatan hidup sama Allah dan kesempatan untuk nulis mengenai review khutbah jum’at kali ini. *fiuuh setelah sekian lama vakuum*. Alhamdulillah…

Okay, kali ini saya jum’atan di mesjid di pesantren miftahul khoir di Jl. Tubagus Ismail VIII, kebetulan mesjid itu dekat dengan kantor saya yang baru. Pada khutbah kali ini khatib membahas mengenai begitu dahsyatnya gempuran dari musuh-musuh kaum muslimin, yang hendak menjauhkan kaum muslimin dari agamanya. Ada dua metode yang dilakukan oleh mereka yang benci dengan dienul islam ini untuk melemahkan kaum muslimin. Yakni :

  1. Jika jumlah kaum muslimin sedikit/keadaan kaum muslimin lemah secara kekuatan maka metode yang dilakukan adalah perang secara frontal. Kalau kita cermati apa yang terjadi di palestina sekarang, di bosnia beberapa waktu yang lalu, di albania, dan di belahan bumi lain dimana jumlah kaum muslimin sedikit, kaum muslimin selalu menjadi bulan-bulanan pembantaian. Bahkan bebeberapa waktu yang lalu, dibagian belahan bumi pertiwipun peristiwa ini sempat terjadi…
  2. Jika jumlah kaum muslimin banyak/keadaan kaum muslimin kuat secara fisik maka metode yang digunakan adalah merusak akhlaq kaum muslimin. Caranyapun bermacam-macam, mulai dari mode, gaya hidup, moral, hiburan,  dan hal-hal lain yang melenakan kaum muslimin.

Salah satu cara menanggulangi/melawan serangan mereka ini, adalah dengan mendidik generasi muda sekarang untuk menjalankan akhlaqul karimah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. (ini yg berhasil saya ingat dari ceramah/khutbah jum’at kali ini… he he he maaph)

catatan sendiri : Berat memang, ditengah arus deras informasi media yang dikuasai oleh mereka, lingkungan yang tidak mendukung tapi bukankah Allah tidak pernah melihat hasilnya, melainkan prosesnya? so, seperti nick vujinic said : if we work for God, don’t thing of our capability, instead think of our availability.  Jadi kalau hendak melaksanakan syariat islam, daripada capek mikirin hasilnya just do it aja… he he he. dan inget, ikan di laut rasanya tidak asin kan? padahal mereka hidup di air yang asin? hauw kud dis hepen brader? padahal lingkungannya *secara logika* sangat mendukung ikan itu tubuhnya menjadi asin? hanya Allah yang Maha Perkasa yang sanggup menciptakanNya… so minta sama Allah untuk menjaga diri kita, okay?

Tapi….

Tapi-tapi🙂 gak ada tapi…. mulai hari ini kita hapus kata tapi… so no excuse lagi deh😀

so apa yang bisa kita perbuat? banyaaaak…. salah satunya, mari kita mulai memperbaiki diri sendiri. caranya? gampang… shalat berjamaah di mesjid yuk? waduh gak ada waktu neh gue kan orang sibuk… okay kalau ndak bisa semua shalat wajib, gmana kalau kita mulai shalat shubuh berjamaah saja dimesjid? OK kan? dan tahu nggak seh, pahala shalat sunnah sebelum shubuh itu lebih baik dari dunia dan seisinya lho…. so mari mulai dari kita sendiri… waduh gue sulit bangun neh? gmana donk? mmhh… okay, mulai sekarang berhenti ngeluh dulu gmana? dan dicoba dulu?


Responses

  1. mohon dimuat khutbah tentang generasi yang akan datang


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: