Posted by: calakan | May 17, 2010

udin : dan semutpun menggigitnya…

Udin terbangun ketika alarm dari henponnya berbunyi, membuyarkan mimpinya malam itu. Seperti biasanya, Udin memasang alarm tepat pukul 02.15 dinihari agar  Udin bisa bangun untuk  melaksanakan shalat malam. Tidak seperti hari-hari sebelumnya, saat alarm tidak dibunyikan udin merasakan dorongan untuk melanjutkan tidurnya lebih kuat pada saat alarm dipasang dibandingkan saat tidak memakai alarm. Udin tidak mengerti, pun demikian ketika alarm yang dipasang tidak hanya satu tapi dua bahkan tiga dalam rentang waktu yang berdekatan. Kesemua alarm itu tidak sanggup membuat Udin bisa beranjak dari tidurnya dan kemudian berwudhu dan menunaikan shalat malam. Alih-alih bangun dan segera menyapaNya, Udin malah asik melamun dan berharap pada alarm terakhir saja. Jika sudah demikian tidak jarang Udin, terbangun sejam kemudian dari jadwal alarm dan Udinpun sering menyesalinya jika sudah terjadi demikian.

Tapi tidak malam itu, ketika Udin terbangun untuk “mendiamkan” alarmnya, udin merasakan ada seekor makhluk kecil berjalan-jalan diantara betis dan paha kanannya, dengan sedikit jengkel Udin mencoba membuang sang makhluk kecil dengan kaki sebelah kirinya. Namun tidak disangka, makhluk kecil bermarga semut itu pun menggigitnya. Udin segera terperanjat dan tersenyum, kemudian menghidupkan lampu kamar (kalau Udin tidur lampunya dimatikan) mengangkat tubuh kecil semut yang menggigit pahanya, dan meletakan di meja belajar dan berujar kecil dalam benaknya dengan penuh kesyukuran ” Terimakasih yaa sudah membangunkan Udin” tidak lupa pula Ia bersyukur padaNya, Sang Pemilik semesta yang telah mengirimkan seekor semut untuk membangukan Udin, terasa jelas kasih sayangNya pada Udin.  Udin pun melanjutkan dengan membaca do’a bangun tidur untuk melepaskan ikatan pertama syaitan padanya, melanjutkan dengan berwudhu untuk melepaskan ikatan kedua dan kemudian shalat malam memohon ampunan padaNya dan lepaslah ketiga ikatan syaitan yang selalu diikatkan pada manusia ketika manusia tidur untuk mencegahnya melakukan shalat malam… dan Udinpun memulai hari dengan segar…

****

nb. mulai sekarang belajar menulis cerpen lagi ah…


Responses

  1. Wah aku dukung banget ide nya bercerpen ria….

    ^_^

    Oleh2 ku sekarang niy, diluar blog utamaku ^_^

    http://wiedkaleidosko.blogspot.com/2010/05/museum-bank-indonesia-kolonialisme.html


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: