Posted by: calakan | June 11, 2010

think out the box

Baru baca mengenai blog seseorang yang bertema mengenai dimanakah Allah berada? di Arsy kah? dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Allah bersemayam di Arsy-Nya, ataukah didalam diri kita, karena Allah juga menyampaikan firman-Nya bahwa Allah itu lebih dekat, bahkan lebih dekat dari urat nadi kita… mengapa Al-Qur’an kontradiktif dalam kasus ini? dimanakah Allah sebenarnya?

Jujur saja, hal ini sempat terlintas pertanyaan seperti itu pada diri saya. Dan saya mempercayai kedua firman Allah diatas yang ada dalam Al-Qur’an meskipun saya sendiri belum mempunyai hujjah yang kuat mengenai hal ini selain saya percaya Al-Qur’an 100% benar dan tidak ada keraguan didalamnya.

Alhamdulillah, pertanyaan itu akhirnya saya dapatkan jawabannya melalui blog teman saya. Adalah jawaban Imam Ali RA pada para rabi yahudi yang menyadarkan saya, dan menjadi jawaban atas lintasan pertanyaan saya itu. Dan mudah2an ini bisa menjadi hujjah bagi diri saya sendiri untuk kelak  jika ada pertanyaan yang sama saya temukan baik dari anak,cucu ataupun dari orang lain.

Jawabannya adalah sebagai berikut, (copy paste dari sini) :

“Aku sudah tahu apa yang kalian tanyakan dan kamu bantah, dan sekarang aku katakan bahwa Allah Azza wa Jalla yang mengadakan ‘mana’(tempat), karena itu ‘mana’ tidak berarti bagiNya. Dia sangat tinggi untuk diliputi tempat. Dia ada di segala tempat tanpa bersentuhan dan bergandengan. Dia mengetahui segala yang ada padanya. Tidak ada sesuatupun yang lepas dari pengawasan-Nya. Dan akan kuberitahukan kepada kalian tentang yang ada di dalam salah satu kitab kalian yang membenarkan apa yang kukatakan tadi, jika kalian tahu apakah kalian percaya?”

Mereka menjawab, “Silakan!” Imam Ali meneruskan, “Tidakkah kalian membaca dalam sebagian kitab kalian bahwa Musa bin Imran a.s. suatu hari pernah duduk,

tiba-tiba datang kepadanya Malaikat dari arah timur, lalu Musa a.s. bertanya, ‘darimana kamu datang?’
Malaikat menjawab, ‘Dari Allah Swt.’

Kemudian datang lagi dari arah barat, dan Musa a.s. bertanya, ‘Dari mana kamu datang?’
Malaikat menjawab, ‘Dari Allah Swt.’

Kemudian datang lagi Malaikat dari langit ketujuh, dan berkata, ‘Aku datang kepadamu dari langit ketujuh, dari Allah.’

Dan datang pula Malaikat lain yang berkata, ‘Aku datang dari bawah bumi yang paling bawah, dari Allah.’

Lalu Musa a.s. berkata, ‘Mahasuci yang tiada tempat kosong dariNya dan tiada satu tempat yang lebih dekat kepadaNya daripada tempat yang lain.’”

Mendengar jawaban Imam Ali k.w., orang-orang Yahudi itu kemudian berkata, “Kami bersaksi bahwa itu benar!

Subhanallah, jawaban Imam Ali RA sungguh luar biasa, jawaban yang benar-benar hanya bisa didapatkan dari seseorang dengan ma’rifatullah yang sangat tinggi..


Responses

  1. Wah….. benar memang…
    aku juga akhirnya tak perlu lagi merasa dilema dan dianggap tidak mengerti agamaku…
    setidaknya, selangkah lebih maju memahami dan mempertanggungjawabkan ilmu kita.. yak yak??
    hehehehe

    kapan2, kita belajar kelompok lagi yak
    xixi
    ^-^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: