Posted by: calakan | November 19, 2010

Qur’an of The Day : Surat Al-Kahfi ayat 1-5

Edisi spesial Qur’an of The Day, setiap jum’at akan disampaikan tafsir surat Al-Kahfi.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Kahfi ayat 1-5:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

  1. Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (al-Qur’an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok.
  2. sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapatkan balasan yang baik
  3. mereka kekal didalamnya untuk selama-lamanya
  4. Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, “Allah mengambil seorang anak.”
  5. Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata  yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (suatu) kebohongan belaka

Keutamaan surat Al-Kahfi :

Sejumlah hadits shahih mensinyalir keutamaan surat ini, diantaranya, “Siapa yang menghafal sepuluh ayat  permulaan surat al-Kahfi, akan terlindung dari Dajjal.” Hadits yang lain  menyebutkan “Siapa yang menghapal sepuluh ayat terakhir surah al-Kahfi, akan terlindung dari fitnah Dajjal”

Prof. Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat diatas sebagai berikut :

  1. Pujian yang baik hanya bagi Allah yang telah menurunkan al-Qur’an kepada hamba-Nya, Muhammad, Dia tidak menyeleweng-kan al-Qur’an dari kebenaran, lafal, dan maknanya juga tidak menyimpang dan bertolak belakang
  2. yang lurus dan seimbang, ajaran dan hukumnya tidak terlalu keras dan tidak terlalu lunak, sebagai peringatan bagi manusia dengan adzab dan memberi kabar gembira dengan surga dan pahala yang besar kepada orang yang beriman dan membenarkan kandungan al-Qur’an, yaitu orang-orang yang beramal shaleh
  3. Mereka selamanya  tinggal di surga yang penuh kenikmatan
  4. Al-Qur’an mengancam dengan adzab orang yang menisbatkan anak atau sekutu kepada Allah
  5. pendapat mereka dan nenek moyangnya ini tidak mempunyai argumentasi ilmiah yang benar, melainkan hanya sekedar taklid atau dusta. Alangkah besar dosa kata-kata kekafiran yang keluar dari mulut mereka. Mereka tidak berkata selain dusta dan kepalsuan.

Allahua’lam, selamat hari jum’at🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: