Posted by: calakan | December 22, 2010

Qur’an of The Day : Surat Yusuf 25-29

Allah SWT berfirman dalam surat Yusuf 25-29:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

25. Dan keduanya berlomba menuju pintu dan perempuan itu menarik baju gamisnya (Yusuf) dari belakang hingga koyak dan keduanya mendapati suami perempuan itu di depan pintu. Dia (perempuan itu) berkata, “Apakah balasan terhadap orang yang bermaksud buruk terhadap istrimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan siksa yang pedih?”

26. Dia (Yusuf) berkata, “Dia yang menggodaku dan merayu diriku” Seorang saksi dari keluarga perempuan itu memberikan kesaksian, “Jika baju gamisnya koyak di bagian depan, maka perempuan itu benar, dan dia (Yusuf) termasuk orang yang dusta

27. Dan jika baju gamisnya koyak di bagian belakang, maka perempuan itulah yang dusta, dan dia (Yusuf) termasuk orang yang benar.”

28. Maka ketika dia (suami perempuan itu) melihat abju gamisnya (Yusuf) koyak dibagian belakang, dia berkata, “Sesungguhnya ini adalah tipu dayamu. Tipu dayamu benar-benar hebat.

29. Wahai Yusuf, lupakanlah ini, dan (istriku) mohonlah ampunan atas dosamu, karena engkau termasuk
orang yang bersalah.”

Syaikh Prof.Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat diatas sebagai berikut :

25. Keduanya berebut menuju pintu. Yusuf ingin lari dan keluar, sementara Zulaikha ingin menghalanginya
dengan cara menarik gamisnya dari belakang hingga koyak. Di depan pintu, keduanya mendapati suami Zulaikha.
Pada saat yang sama, Zulaikha berkata untuk menutupi kesalahannya karena takut dituduh berselingkuh,
“Apakah balasan bagi orang yang bermaksud keji terhadap istrimu, selain penjara atau hukuman cambuk yang
sangat pedih sebagai siksaan baginya?”

26. Yusuf berkata membela diri, “Dia yang menggodaku untuk melakukan perbuatan keji itu, tapi aku
menolaknya.” Seorang anak yang masih dalam buaian dan masih keluarga Zulaikha memberikan kesaksian.
Allah menjadikannya bisa berbicara, sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih tentang anak-anak kecil
yang bisa berbicara saat masih dalam buaian. Di antaranya adalah anak kecil yang bersaksi atas peristiwa
Yusuf. Dia berkata, “Jika gamisnya koyak di depan, maka Zulaikha benar dan Yusuf berdusta.”
Namun menurut sebagian besar ahli tafsir bahwa orang yang bersaksi itu bukan anak-anak, tetapi orang dewasa,
yaitu sepupu Zulaikha.

27. “Sebaliknya, jika baju gamis Yusuf koyak di belakang, maka Zulaikha yang berdusta, dan Yusuf berkata
benar.”

28. Ketika Suami Zulaikha melihat baju Yusuf koyak di belakang, maka dia menganggap Yusuf tidak bersalah
dan berkata kepada istrinya, “Perbuatan ini adalah rencana dan tipu daya kaum wanita. Sungguh, tipu daya
kalian sangat besar.” Yakni, sangat licik dan dapat meluluhkan hati

29. Setelah itu sang menteri berkata, “Yusuf, rahasiakanlah perkara ini. Jangan bicarakan kepada orang lain.
Dan kamu, istriku, bertaubatlah atas dosa yang telah kamu lakukan itu. Sungguh, sebab perbuatan tersebut,
kamu termasuk orang yang berdosa.”


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: