Posted by: calakan | December 18, 2010

Qur’an of The Day : Surat Yusuf ayat 15-18

Allah SWT berfirman dalam surat Yusuf 15-18:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

15. Maka ketika mereka membawanya dan sepakat memasukan ke dasar sumur, Kami wahyukan kepadanya, “Engkau kelak pasti akan menceritakan perbuatan ini kepada mereka, sedang mereka tidak menyadari.”

16. Kemudian mereka datang kepada ayah mereka pada petang hari sambil menangis.

17. Mereka berkata, “Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat  barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala; dan engkau tentu tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami berkata benar.”

18. Dan mereka datang membawa baju gamisnya (yang berlumuran) darah palsu. Dia (Ya’qub) berkata, “Sebenarnya hanya diri kalian sendirilah yang memandang baik urusan yang buruk itu; maka hanya bersabar itulah yang terbaik (bagiku). Dan kepada Allah saja memohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kalian certiakan.”

Syaikh Prof. Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat diatas sebagai berikut :

15.  Tatkala saudara-saudara Yusuf membawanya dan tekah sepakat serta bertekad memasukannya ke dasar sumur, maka setelah dimasukan ke sumur , Kami memberikan ilham kepada Yusuf untuk menghiburnya (saat itu dia masih berusia sekitar 17 tahun), “Nanti  engkau akan bercerita tentang perbuatan saudara-saudaramu itu  kepada mereka sendiri, sedangkan mereka tidak menyadari bahwa engkau Yusuf,” (sebagaimana akan disebutkan dalam ayat 89)

16. Setelah kembali ke rumah pada sore hari, mereka berpura-pura menangis untuk menutupi perbuatan  mereka serta memberi kesan kepada sang ayah bahwa mereka berkata jujur.

17. Mereka berkata, ” Ayah, kami pergi untuk adu berlari, memanah, dan menunggang kuda. Kami meninggalkan Yusuf untuk menjaga pakaian dan barang-barang kami. Ternyata serigala memakannya pada saat kami jauh darinya. Engkau tidak mungkin percaya kepada kami , sekalipun kami berkata jujur. Sebab, engkau berprasangka buruk kepada kami, menuduh kami berdusta, dan engkau sangat mencintai Yusuf.”

18. Mereka datang mebawa baju Yusuf yang berlumur darah palsu, bukan darah Yusuf. Ketika melihatnya, Ya’qub berkata kepada mereka setelah mengetahui kedustaan mereka, “Serigala tidak memakan Yusuf. Akan tetapi, kalian memandang baik perbuatan buruk terhadap saudara kalian itu. Maka, aku harus benar-benar bersabar : (tidak mengeluhkannya dan tidak menampakan kesedihan kepada seorang pun). Aku hanya memohon pertolongan kepada Allah mengenai Yusuf yang kalian ceritakan dengan dusta.”

Advertisements
Posted by: calakan | December 17, 2010

Qur’an of The Day : Surat Al-Kahfi ayat 13-16

QuoTeD edisi spesial jum’at tafsir surat al-Kahfi

Allah SWT berfirman dalam surat al-Kahfi 13-16:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

13. kami ceritakan kepadamu (Muhammad) kisah mereka dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Rabb mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka

14. Dan kami teguhkan hati mereka ketika mereka berdiri lalu mereka berkata, “Rabb Kami adalah Rabb langit dan bumi;  kami tidak menyeru tuhan selain Dia. Sungguh, kalau kami berbuat demikian, tentu kami telah mengucapkan perkataan yang sangat jauh dari kebenaran.”

15. Mereka itu kaum kami yang telah menjadikan tuhan-tuhan (untuk disembah) selain Dia. Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang jelas (tentang kepercayaan mereka)? Maka siapakah yang lebih zhalim dari orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?

Syaikh Prof. Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat diatas sebagai berikut :

13. Kami menuturkan kisah mereka kepadamu secara detail, benar dan jujur bahwa mereka adalah para pemuda yang beriman kepada Allah, yang bersih dari kemusyrikan. Kami juga tambahkan keteguhan iman dan taufik kepadanya.

14. Kami kuatkan hati  dan tekad mereka dengan kesabaran menghadapi segala penderitaan, ketika mereka berdiri dihadapan raja yang otoriter, Diqyanius. Dia memerintah mereka untuk bersujud pada berhala, tetapi mereka menolak seraya berkata, “Rabb kami adalah Rabb langit dan bumi. Kami tidak akan pernah menyeru tuhan yang disembah, kecuali Allah. Jika Kami menyeru selain-Nya, berarti kami telah mengucapkan kata-kata yang melampaui batas, jauh dari kebenaran

15. Mereka adalah kelompok kami di negeri ini yang telah menjadikan selain Allah sebagai tuhan untuk disembah. Mengapa mereka tidak mengemukakan argumen yang jelas tentang ketuhanan dan penyembahan mereka? Tidak ada yang lebih zhalim dari orang yang mengarang kebohongan terhadap Allah: mereka menyangka bahwa Allah memiliki sekutu daalam peribadatan

Posted by: calakan | December 16, 2010

Qur’an of The Day : Surat Yusuf ayat 13 – 14

Allah SWT berfirman dalam surat Yusuf 13-14:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

13. Dia (Ya’qub) berkata, “Sesungguhnya kepergian kalian bersama dia (Yusuf) sangat menyedihkanku dan aku khawatir dia dimakan serigala, sedang kalian lengah darinya.”

14. Sesungguhnya mereka berkata, “Jika dia dimakan serigala, padahal kami golongan (yang kuat), kalau demikian tentu kami orang-orang yang rugi.”

Syaikh Prof.Dr.Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat ini sebagai berikut :

13. Ya’qub berkata kepada mereka, “Kepergian Yusuf bersama kalian membuatku sedih karena berpisah dengannya. Aku khawatir dia dimakan serigala, pada saat kalian lengah karena bermain dan sebagainya.”

14. Mereka berkata kepada ayahnya, “Demi Allah, jika Yusuf benar-benar dimakan serigala, padahal kami kelompok yang kuat, sungguh kami adalah orang yang lemah, tidak berdaya, dan patas disebut orang yang tidak berguna.”

Posted by: calakan | December 15, 2010

Qur’an of The Day : Surat Yusuf ayat 11-12

Allah SWT berfirman dalam surat Yusuf 11-12:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

11. Mereka berkata, ” Wahai ayah kami, mengapa engkau tidak memercayai kami terhadap Yusuf, padahal sesungguhnya kami semua menginginkan kebaikan baginya.

12. Biarkanlah kami pergi bersama kami besok pagi, agar dia bersenang-senang dan bermain0main, dan kami pasti menjaganya.”

 

Prof.Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat diatas sebagai berikut :

11. Setelah sepakat untuk membuang Yusuf, mereka merajuk pada ayahnya, “Ayah, mengapa engkau tidak memercayai kami mengenai Yusuf dan khawatir kami akan membahayakannya, padahal kami sangat menyayanginya dan menghendaki kebaikan baginya.

12. Izinkan dia pergi bersama kami besok pagi ke padang yang luas untuk bergembala. Biarkan dia bersenang-senang bersama kami, makan buah-buahan atau tumbuhan yang bisa dimakan, bermain panah, dan berlomba yang dibolehkan. Kami pasti menjaganya dari gangguan yang tidak menyenangkan. Kami tidak mungkin mencelakakannya.”

 

Posted by: calakan | December 14, 2010

Qur’an of The Day : Surat Yusuf ayat 8-10

Allah SWT berfirman dalam surat Yusuf 8-10:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

8. Ketika mereka berkata, “Sesungguhnya Yusuf dan saudaranya (Bunyamin) lebih dicintai ayah daripada kita, padahal kita adalah satu golongan (yang kuat). Sungguh, ayah kita dalam kekeliruan yang nyata.

9. Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu tempat agar perhatian ayah tertumpah kepada kalian, dan setelah itu kalian menjadi orang yang baik.”

10. Seorang diantara mereka berkata, “Janganlah kalian membunuh Yusuf, tetapi masukan saja dia ke dasar sumur agar dia dipungut oleh sebagian musafir, jika kalian hendak berbuat.”

Prof.Dr.Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat diatas sebagai berikut :

8.  Kisah ini menjadi pelajaran : ketika (sebelas orang) saudara-saudara Yusuf berkata tentang ayah mereka,  “Sumpah, Yusuf dan Bunyamin (Saudara kandungnya) lebih dicintai oleh ayah daripada kita, padahal kita adalah kelompok yang kuat dan mampu melayaninya. Ayah benar-benar telah keliru dalam berpikir dengan lebih mencintai Yusuf dan Bunyamin daripada kita.”

9. Mayoritas mereka berkata, “Bunuhlah Yusuf atau buang ke tempat yang jauh dari ayah atau  dari pemukiman supaya perhatian dan kecintaan ayah hanya tertumpah pada kalian. Setelah itu, jadilah umat yang saleh bersama ayah, baik dalam urusan dunia maupun akhirat, dengan menjauhi kegelisahan, kecemburuan, dan kedengkian. Dengan demikian, perhatian ayah akan berpaling dan hanya tertumpu pada kalian.”

10. Seorang di antara mereka, Yahudza, berkata “Jangan bunuh Yusuf. Masukan saja dia ke dasar sumur yang gelap jika kalian hendak menjauhkan dia dari ayah.” Jadi, mereka itu buka para nabi.

Posted by: calakan | December 13, 2010

Qur’an of The Day : Surat Yusuf ayat 7

Allah SWT berfirman dalam surat Yusuf 7:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

7. Sungguh, dalam (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang yang bertanya.

Prof.Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat ini sebagai berikut :

7. Dalam kisah Yusuf dan saudara-saudaranya terdapat berbagai pelajaran dan pesan bagi orang-orang yang bertanya tentang kisah tersebut; menjadi bukti kebenaran kenabian Muhammad bagi kaum Yahudi yang bertanya (meminta penjelasan) tentang kisah Yusuf, sebagaimana yang telah dijelaskan. Selain itu, kisah tersebut juga sebagai bukti atas kekuasaan, hikmah, serta kasih sayang Allah kepada para hamba-Nya yang Dia pilih menjadi nabi. Allahua’lam…

Posted by: calakan | December 12, 2010

Qur’an of The Day : Surat Yusuf

Pada Qur’an of The Day sebelumnya disebutkan keistimewaan Surat Yusuf sebagai kisah terbaik, bukti bagi orang yang bertanya,  pelajaran bagi orang yang berakal, dan sebagai pembenaran kitab samawiyah yang diturunkan sebelumnya. Oleh sebab itu Saya memutuskan untuk memuat tafsir Surat Yusuf ini seluruhnya, tentu saja tidak satu hari semua ayat tapi dicicil perhari.

Melanjutkan QUoTeD sebelumnya….

Allah SWT berfirman dalam surat Yusuf 4-6:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

4. (Ingatlah) ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, “Wahai ayahku, sungguh, aku (bermimpi) melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan, kulihat semuanya sujud padaku.”

5. Dia (ayahnya) berkata, ” Wahai anakku, janganlah engkau ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu, mereka akan membuat tipu daya (untuk membinasakan)mu. Sungguh , setan itu musuh yang jelas bagi manusia

6. Dan demikianlah, Rabb memilih engkau (untuk menjadi nabi) dan mengajarkan kepadamu sebagian dari takwil mimpi dan menyempurnakan (nikmat-Nya) kepadamu dan kepada keluarga Ya’qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada kedua orang kakekmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishaq. Sungguh,  Rabbmu Maha Mengetahui , Mahabijaksana.”

 

Prof. Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat di atas sebagai berikut :

4. Ingatlah ketika Yusuf berkata kepada ayahnya, Ya’qub, “Wahai ayah (ya abati : mengubah ya mutakallim dengan ta untuk memanggil ayah atau ibu), aku bermimpi melihat 11 bintang, (saudara-saudaranya), matahari dan bulan (kedua orang tuanya) semua bersujud kepadaku. ” Benda-benda tersebut diberi sifat seperti orang yang berakal karena sujud yang dimaksud adalah sujud penghormatan, bukan sujud ibadah.

5. Ya’qub bin Ishaq berkata, “Anakku, jangan menceritakan ini kepada saudara-saudaramu, agar mereka tidak dengki dan membahayakanmu. Setan adalah musuh yang sangat nyata bagi manusia. Tujuan utamanya adalah menebarkan petaka di antara mereka.

6. Dengan cara seperti itulah, Allah memilihmu atas hamba yang lain untuk tugas besar. Dia mengajarkan kepadamu, sebagian takwil (tafsir) mimpi : membuka rahasia mimpi yang akan jadi kenyataan; menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu dengan kenabian dan kekuasaan. Disitu terdapat kebaikan dunia dan akhirat.  Allah menyempurnakan nikmatnya atas keturunan Ya’qub sebagaimana Dia menyempurnakan nikmat tersebut dengan kenabian kepada kedua kakekmu : Ibrahim (ketika Allah menyelamatkannya dari api, menjadikannya sebagai al-khalil, dan menjadikannya sebagai nabi serta rasul) ; Ishaq yang juga dijadikannya sebagai nabi dan rasul.  Rabbmu, Maha Mengetahui siapa yang layak untuk dipilih; Mahabijaksana dalam penciptaan dan pengurusannya. Dia meletakan sesuatu pada tempatnya.” kata alu hanya digunakan untuk keluarga orang yang agung atau panutan.

Allahua’lam…

Posted by: calakan | December 11, 2010

Qur’an of The Day : Surat Yusuf 1-3

Qur’an of The Day kali ini akan masuk ke surat Yusuf,  keistimewaan surat Yusuf sebagaimana dikutip dari al-Qur’an 7 in One terbitan Al-Mahira adalah sebagai berikut :

Allah menyebut surah ini sebagai kisah terbaik, bukti bagi orang yang bertanya,  pelajaran bagi orang yang berakal, dan sebagai pembenaran kitab samawiyah yang diturunkan sebelumnya.

Asbabun nuzul Surat :

Sebagian kaum kafir Mekah bertemu dengan kaum Yahudi dan membicarakan Muhammad. Kaum Yahudi berkata, “Tanyakan kepadanya mengapa keluarga Ya’Qub  pindah dari Syam ke Mesir? Tanyakan juga tentang kisah Yusuf.” Maka, turunlah surah ini.

Allah SWT berfirman dalam surat Yusuf 1-3:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

1. Alif Lam Ra. Ini adalah ayat-ayat Kitab (al-Qur’an) yang jelas

2. Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa al-Qur’an berbahasa Arab,  agar kalian mengerti.

3. Kami menceritakan kepadamu (Muhammad) kisah yang paling baik dengan mewahyukan al-Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya engkau sebelum itu termasuk orang yang tidak mengetahui.

prof Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat diatas sebagai berikut :

1. Alif, Lam Ra,  Susunan huruf-huruf ini sebagai isyarat kemukjizatan al-Qur’an dan tantangan kepada bangsa arab untuk menandinginya. Sebab, ia juga tersusun dari huruf-huruf bahasa Arab: bahasa mereka yang kaya akan ilmu bayan, fashahah dan balaghah. Ayat-ayat dalam al-Qur’an ini jelas menunjukan bahwa ia berasal dari  sisi Allah.

2.   Kami menurunakn al-Qur’an ini dengan bahasa arab agar kalian mempelajari maknanya dan memahami isinya untuk membangun kepribadian individu dan masyarakat.

3. Wahai Nabi, Kami menceritakan kisah yang paling baik tentang umat-umat terdahulu melalui wahyu al-Qur’an ini kepadamu; meskipun sebelumnya kamu tidak mengetahui kisah ini dan kisah-kisah dalam al-Qur’an lainnya.  Cerita dalam surah ini disebut sebagai kisah terbaik,  karena didalamnya  terdapat berbagai pelajaran dan pesan, sejarah para Nabi, orang-orang saleh, malaikat, para raja, hamba sahaya, para pedagang, dan kaum laki-laki serta perempuan. Selain itu , karena setiap orang yang disebut didalamnya adalah orang-orang yang meraih kebahagiaan.

Asbabun Nuzul

Ibnu Abbas menceritakan bahwa mereka berkata, “Wahai Rasulullah, andai saja engkau mengisahkannya kepada kami?” Maka, turunlah ayat tersebut.

Posted by: calakan | December 10, 2010

Qur’an of The Day : Surat Hud ayat 120-122

Allah SWT berfirman dalam surat Hud 120-122:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

120. Dan semua kisah rasul-rasul, Kami ceritakan kepadamu (Muhammad) agar dengan kisah itu Kami teguhkan hatimu, dan didalamnya telah diberikan kepadamu (segala) kebenaran, nasihat, dan peringatan bagi orang yang beriman

121. Dan katakanlah (Muhammad) kepada orang yang tidak beriman, “Berbuatlah menurut kedudukan kalian, kami pun benar-benar akan berbuat.

122. dan tunggulah, sesungguhnya kami pun termasuk yang menunggu.”

 

Prof. Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat diatas sebagai berikut :

120. Wahai Nabi, Semua kisah tentang rasul yang Kami ceritakan kepadamu itu dimaksudkan untuk meneguhkan hatimu dalam menunaikan risalah dan tabah dalam menghadapi gangguan. Dalam surah yang berisi sebagian kisah para nabi dan bukti keimanan ini terdapat kebenaran yang kukuh dari Rabbmu; pengajaran dan peringatan bagi orang yang beriman; ahli kebenaran dengan akhir yang baik

121.  Wahai Nabi, katakan kepada orang yang tidak beriman terhadap kebenaran dan risalah penyelamatanmu, “Berbuat buruklah (dalam pandanganku) semampu kalian dan melalui cara yang kalian tempuh; kami juga akan menyeru pada kebaikan menurut cara kami

122. Tunggulah akhir dan akibat kekafiran serta pendustaan kalian. Kami juga menunggu terwujudnya akibat tersebut.”

Allahua’lam…

Posted by: calakan | December 9, 2010

Qur’an of The Day : Surat Hud ayat 69-76

Allah SWT berfirman dalam surat Hud 69-76:
Audzubillah himinasyaitonirrajim, Bismillahirrahmanirrahiim,

69. Dan para utusan Kami (para malaikat) telah datang kepada Ibrahim dengan membawa kabar gembira, mereka mengucapkan, Selamat” Dia (Ibrahim) menjawab “Selamat (atas kalian).” Maka tidak lama kemudian Ibrahim menyuguhkan daging anak sapi yang dipanggang.

70. Maka ketika dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya, dia (Ibrahim) mencurigai mereka, dan merasa takut kepada mereka. Mereka (malaikat) berkata, “Jangan takut, sesungguhnya kami diutus kepada kaum Luth.”

71. Dan istrinya berdiri lalu tersenyum. Maka Kami sampaikan kabar gembira tentang (kelahiran) Ishaq dan setelah Ishaq (akan lahir) Ya’qub.

72. Dia (istrinya) berkata, “Sungguh ajaib, mungkinkah aku akan melahirkan anak padahal aku sudah tua, dan suamiku ini sudah sangat tua? ini benar-benar sesuatu yang ajaib.”

73. Mereka (para malaikat) berkata, ” Mengapa engkau merasa heran tentang ketetapan Allah? (itu adalah) rahmat dan berkah Allah, dicurahkan kepada kalian, wahai Ahli Bait, sesungguhnya Allah Maha terpuji, Maha Pengasih.”

74. Maka ketika rasa takut hilang dari Ibrahim dan kabar gembira telah datang kepadanya, diapun bersoal jawab dengan (para malaikat) Kami tentang kaum Luth.

75.  Ibrahim sungguh penyantun, lembut hati dan suka kembali (kepada Allah)

76. Wahai Ibrahim, tinggalkanlah (perbincangan) ini, sungguh ketetapan Rabbmu telah datang, dan mereka itu akan ditimpa adzab yang tidak dapat di tolak

Prof. Dr. Wahbah Zuhaili menafsirkan ayat-ayat ini sebagai berikut :

69. Para malaikat datang kepada Ibrahim membawa berita gembira tentang kelahiran seorang anak : Ishaq. Mereka mengucapkan “Selamat bagimu.” Ibrahim menjawab, “Selamat bagi kalian.” Kemudian Ibrahim pergi sejenak  kemudian datang membawa daging anak lembu yang sudah dipanggang diatas batu, yang dipanaskan dengan api. Ini merupakan hidangan  panggang yang paling lezat.

70. Ketika Ibrahim melihat mereka tidak menyentuh hidangan tersebut, dia memandang aneh dan menaruh curiga bahwa mereka hendak bermaksud jahat, sebagaimana biasa terjadi. Dia mulai merasa takut. Mereka berkata kepada Ibrahim, “Jangan takut. Kami adalah para malaikat yang diutus untuk mengadzab kaum Luth.”

71. Istrinya, Sarah berdiri dibalik tirai mendengarkan perbincangan mereka sambil memberi pelayanan kepada para malaikat tersebut. Lalu dia tersenyum khas dengan hilangnya rasa takut itu.  Kami (Allah) sampaikan kabar gembira kepadanya lewat lisan malaikat tentang kelahiran seorang anak : Ishaq. Kami berikan pula kepadanya, setelah Ishaq, seorang cucu : Ya’qub.

72. Istrinya berkata, “Sungguh ajaib! Bagaimana mungkin aku bisa melahirkan seorang anak padahal aku sudah renta dan berusia diatas sembilan puluh tahun. Sementara itu, suamiku keadaannya sudah sangat tua, usianya telah mencapai seratus tahun.” Berita gembira ini benar-benar suatu yang aneh karena anak terlahir dari pasangan yang sudah tua renta. Itu jika menurut kebiasaan yang sudah lazim, tidak menilik pada kodrat Ilahi

73. Para malaikat itu berkata, “Apakah kamu merasa heran dengan kodrat Allah, ketentuan dan hikmah-Nya? Engkau berasal dari keluarga Nabi yang sudah jelas bagimu bahwa ini merupakan ketentuan Allah. Wahai keluarga nabi (keluarga Ibrahim), rahmat dan nikmat Allah yang agung dilimpahkan kepada kalian. Allah Maha Terpuji ketentuan-Nya; Mahabaik, dan Maha Pemberi anugerah; Mahaagung, dan Mahamulia.

74. Ketika Ibrahim tidak merasa takut lagi karena mengetahui bahwa mereka adalah malaikat dan membawa kabar gembira tentang kelahiran Ishaq, maka dia mulai berdiskusi dengan para utusan Kami tersebut tentang kaum Luth. Dia meminta penangguhan adzab terhadap mereka denga harapan mereka mau beriman

75. Ibrahim sangat penyabar, tidak terburu-buru untuk meminta adzab, banyak mengiba dan merendah kepada Allah, takut kepada-Nya dan mengkhawatirkan manusia, serta selalu mengembalikan segala urusan kepada Allah.

76. Para malaikat berkata, “Wahai Ibrahim, tak usah memperdebatkan urusan yang sudah ditetapkan Allah ini. Rabbmu telah memerintahkan kami untuk mengadzab mereka. Dia lebih tahu tentang ihwal mereka. Adzab pasti datang menimpa mereka tanpa bisa ditolak, dihindarkan dengan bantahan, ditangguhkan dengan doa, atau selainnya.”

« Newer Posts - Older Posts »

Categories